Sudah menjadi sesuatu yang wajar jika setiap kebijakan yang berpihak pada kebaikan selalu akan ada kendala dan rintangan.. dan kontroversi dalam setiap pengambil keputusan sudah menjadi hal yang biasa dalam parlemen. Begitu juga RUU Pornografi yang awalnya RUU APP skr hanya tinggal kata Pornografi saja sementara untuk Porno Aksi ditiadakan.ada apa dengan kata Porno aksi sehingga dihilangkan, sementara untuk kata Pornografi masih tetap dipertahankan..Pornoaksi lebih mengarah pada sang pelaku sementara Pornografi hanya materi yang berhubungan dengan hasrat seksual yang bisa menimbulkan keinginan seseorang..RUUP yang sudah berlarut-larut tak kunjung disyahkan karena adanya segelintir pihak yang merasa dirugikan atau mengekang kreativitas setiap warga. para seniman dijogjakarta dan daerah Bali menolak secara mutlak akan keputusan dari RUUP yang insya Allah target disyahkan pada akhir 2008 ini.. Metro TV dalam Save OUR Nation (24 September 2008) dengan Tofik Perlukah RUUP? dengan pembicara MEUTIA HATTA (Menteri Pemberdayaan Perempuan), Siti Musda Mulia (Intelektual Muslim yang sesungguhnya Tokoh Pemikir LIberal) dan Kamala Candrakirana (KOMNAS Perempuan) yang ketiga nara sumber saling berdebat akan RUUP. dari hasil diskusi dapat disimpulkan bahwasanya saling bertolak belakang para pemikir2 perempuan yang menjadi narasumber pada acara tersebut. KOMNAS Perempuan menolak di syahkan RUUP dengan alasan akan mengekan kreativitas anak bangsa sebagai warga negara dan bahwa UU yang telah ada sudah mengatur akan maslah Pornografi, dan kemungkinan dengan adanya RUUP tersebut akan mematikan dan memberi peluang untuk terjadinya permasalahan yang lebih luas lagi karena pasal2 yang ada dalam RUU tersebut meniimbulkan penasiran yang multitafsir. Sementara dari Musda Mulia perlu ditinjau ulang untuk disyahkan nya RUUP dan tidak perlu terburu-ru karena masih belum jelas pasal2 yang tercamtum dlaam RUU tersebut dan seharusnya untuk mengambilkan dan mensyahkan RUUP tersebut perlu diundang berbagai lembaga elemen masyarakat agar tidak terjadi pemaksaan segelintir dari golongan yang pro saja, sementara untuk yang menolak dianggap sebagai orang yang setuju dengan pornografi, sementara dari Meutia Hatta RUU sudah lama digodok agar benar2 sesuai dan dapat mengayomi semua hak dan kepentingan warga negara bukan untuk mengekang atau membatasi kreatifitas tetapi lebih melihat kepentingan dan mamfaat nya.
Rabu, 24 September 2008
Sabtu, 06 September 2008
suasana malam
beginilah suasana malam dikota Pekanbaru tampak begitu gemerlap dan indah dengan cahaya lampu yang cukup lumayan terang dan indah warna warni..dan ini merupakan bundaran walikota yangs ering dimamfaatkan oleh anak2 muda dan orang tua dengan anak2 nya menikmati suasana sore dan malam hari..duduk bersantai sambil menikmati pancuran air yang memancar dan lampu yang menyorot sehingga tampak begitu indah..kondisi ini juga dimamfaatkan oleh anak2 muda yang dimabuk cinta (pacaran) sambil duduk dan bercanda..dengan ditemani lalu lalang kendaraan roda dua dan empat menambah riuh suara kendaraan..suasana ini juga menambah penghasilan bagi warga yang menjadi fotografer dan jualan didaerah pancuran air tersebut..bundaran ini menjadi objek alternatif bagi warga Pekanbaru untuk melepas lelah dan jemu krn aktivitas kantor yang membosankan..bundaran ini juga menjadi solusi alternatif bagi warga untuk bersantai ria..krn Pekanbaru bukan kota wisata sehingga sangat sulit untuk mencari tempat objek wisata dan tempat bersantai..hanya tempat2 yang jadi alternatif bagi warga Pekanbaru antara lain Bundaran Wali Kota, Kantor Riau Pos, Mall2 dan pusat Perbelanjaan..so, bagi pengusaha bisa menjadi tempat yang bagus untuk membuka hiburan khusus nya yang bisa memberikan pendidikan yang positif..
Rumah Penyejuk
Jumat, 05 September 2008
menunggu
ternyata tidak semua orang menyukai yang namanya menunggu..begitu juga denganku..untuk penelitian yang akan dilakukan tentang survey perilaku pemilih pada pilkada gubri ini..dana sampai saat ini belum cair..dimana proses pencairan memang selalu menjadi kendala dalam setiap program yang akan dilaksanakan..surat2 yang berhubungan dengan survey sudah dikantongi,mulaid ari surat tugas sebagai korlap dan enumerator 33 orang sudah ada, surat izin penilitian dari BALITBANG Provinsi juga sudah didapat..data untuk penilitianjuga sudah terkumpul kurang lebih 3480 kuisioner dan 348 untuk telli data..sekarang yang menjadi permaslaahan adalah dana yang belum cair..ini adalah kondisi yang sudah menjadi kebiasaan dinegara tercinta ini..dan sudah beberapa kali dihadapi kondisi seperti ini..enumerator yang menunggu membuat aku jadi nggak enak hati, briefing yang dibatalkan kedua kalinya sampai menunggu dana cair baru dilakukan..begitu juga tiket travel aku yang mau berangkat keTembilahan aku cancel jadinya..suasana Ramadhan memang menjadi moment yang tepat untuk menguji kesabaran siapapun..begini lah urusan birokrasi dalam negeri kita..banyak persyaratannya
Senin, 01 September 2008
Survey Politik

alhamdulillah memasuki hari ke 2 Ramadhan menambah gairah hidup semakin hidup..wlopun rasa lelah, lapar dan dahaga menghinggapi diri ini..dramatisir banget ye..menunggu waktu untuk briefing untuk turun kelapangan dalam survey pra pilkada Gubri 08 yang akan dilaksanakan 22 sept 08 ini menambah daftar tugas bagi orang2 yang berkecimpung dalam dunia politik..mulai dari team sukses para candidat yang siap menyerang dan menarik simpati para konstituennya, LSM yang bergerak untuk survey politik para candidat yang akan bertarung di pilkada Gubri jelas terlihat kesibukan yang menguras energi dan pikiran untuk merebut dan meraih hati dari masyarakat..aku ditunjukkan untuk menjadi KORLAP INHIL dalam survey pra pilkada Gubri 08 menjadi kesibukanku semakin bertambah..hehehe. rencana turun di 13 kecamatan dalam waktu 7 hari pada tanggal 3-10 sept 08, aku harus mencari 33orang enumerator yang siap turun di 13 kec. tersebut. alhamdullillah aku ada beberapa orang teman, so contak nggak putus..ternyata keinginanku merekrut teman2 untuk bergabung turung di survey ini membuahkan hasil. dan ini menjadi ajang pembelajaran bagi aku dan teman2 dilapangan, karena dilapangan tidak seindah yang dibayangkan. untuk informasi saat ini satu enumerator harus mendatangi respoden sebanyak 105 orang, sementara target minimal 1hari 15orang dengan 13 pertanyaan yang akan dijawab oleh respondent..namun saat ini belum ada kejelasan kapan briefing pastinya untuk KORLAP. aku masih menunggu informasi sampai skr. karena data yang didapat langsung disemua KPU Kabupaten jadi kami harus menunggu. dan ini bagi aku adalah sebuah tantangan yang harus aku ambil dan aku jalani jika ingin sukses..sebenarnya aku nggak nyangka juga sich kenapa aku bisa tersesat dalam dunia politik padahal aku tidak menyukai dunia politik awalnya, namun nasib dan peluang yang membawa aku kedunia yang penuh dengan retorika dan kediktatoran serta egois yang mengakar.. namun aku menikmatinya walopun aku tidak begitu faham dengan dunia politik sepenuhnya, dan ini masa pembelajaran bagi aku dan teman2 bahwa kita jangan apatis terhadpat politik terutama kondisi bangsa saat ini, jika ingin merubah suatu bangsa sepertinya politik adalah suatu keharusan untuk dimasuki oleh siapapun yang memiliki potensi dan memilki jiwa revolusioner serta jiwa sosial yang tinggi. salah satu yang bisa dilakukan oleh orang yang terlibat dalam dunia politik atau mengetahui sedikit saja kita bisa berperan dalam mencerdaskan perpolitikan bangsa ini agar masyarakat kita tidak dibodohi oleh orang2 yang bermain didunia politik. apalagi ingin merubah bangsa ini kita harus siap untuk terjun dan memegang kursi kekuasaan. disanalah kebijakan dan keputusan yang menyangkut nasib rakyat diperjualbelikan..so bagi ornag yang memiliki keinginan merubah bangsa ini sudah barang tentu harus mau mempertahankan argumentasi dan pertimbangan serta resiko apa yang akan dirasakan jika sebuah keputusan dan kebijakan salah diambil..
Langganan:
Postingan (Atom)
